
Selama Bulan Ramadan, kegiatan ibadah Salat Tarawih berjamaah dan tadarus Al-Qur’an di Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Purbalingga berlangsung dengan khidmat dan tertib. Kegiatan ini menjadi bagian dari program pembinaan kepribadian yang secara konsisten dilaksanakan guna memperkuat nilai-nilai spiritual warga binaan.
Pelaksanaan Salat Tarawih dipimpin oleh imam sekaligus khotib yang merupakan penyuluh agama dari Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga. Dalam tausiyahnya, beliau menyampaikan pesan tentang pentingnya memperbanyak ibadah, memperbaiki diri, serta menjadikan Ramadan sebagai momentum introspeksi dan perubahan ke arah yang lebih baik.
Untuk memastikan kegiatan berjalan aman dan kondusif, pengamanan dilaksanakan secara optimal oleh regu pengamanan yang diperkuat dengan dukungan unsur staf. Pengeluaran warga binaan untuk mengikuti Salat Tarawih dilakukan secara bergantian sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan. Mekanisme ini diterapkan guna menjaga ketertiban serta menciptakan suasana ibadah yang nyaman dan terkendali.
Selain Salat Tarawih berjamaah, kegiatan dilanjutkan dengan tadarus Al-Qur’an yang diikuti secara antusias oleh warga binaan. Melalui lantunan ayat-ayat suci Al-Qur’an, diharapkan tumbuh ketenangan batin, peningkatan keimanan, serta kesadaran untuk menjalani kehidupan yang lebih baik ke depannya.
Kepala Rutan Purbalingga, Ridwan Susilo, menyampaikan bahwa kegiatan Salat Tarawih dan tadarus Al-Qur’an merupakan sarana pembinaan kerohanian yang sangat penting dalam proses pembinaan warga binaan. "Diharapkan melalui kegiatan ini, warga binaan tidak hanya menjalani masa pidana, tetapi juga mengalami perubahan sikap dan mental yang positif sebagai bekal ketika kembali ke tengah masyarakat", harap Ridwan.

Updates.